Sabtu, 27 September 2014

Puing II - Iwan Fals

Perang perang lagi 
Semakin menjadi 
Berita ini hari
Berita jerit pengungsi

Lidah anjing kerempeng
Berdecak keras beringas 
Melihat tulang belulang 
Serdadu boneka yang malang

Tuan tolonglah tuan 
Perang dihentikan 
Lihatlah ditanah yang basah 
Air mata bercampur darah

Bosankah telinga tuan
Mendengar teriak dendam 
Jemukah hidung tuan 
Mencium amis jantung korban

Jejak kaki para pengungsi 
Bercengkrama dengan derita 
Jejak kaki para pengungsi 
Bercerita pada penguasa( Bercerita pada penguasa )

Tentang ternaknya yang mati
Tentang temannya yang mati 
Tentang adiknya yang mati 
Tentang abangnya yang mati 
Tentang ayahnya yang mati 
Tentang anaknya yang mati 
Tentang neneknya yang mati
Tentang pacarnya yang mati
Tentang istrinya yang mati
Tentang harapannya yang mati

Perang perang lagi
Mungkinkah berhenti 
Bila setiap negara
Berlomba dekap senjata

Dengan nafsu yang makin menggila 
Nuklir pun tercipta
Tampaknya sang jenderal bangga 
Dimimbar dia berkata

Untuk perdamaian (bohong)
Demi perdamaian (bohong) 
Guna perdamaian (bohong) 
Dalih perdamaian (bohong)

Mana mungkin 
Bisa terwujudkan 
Semua hanya alasan 
Semua hanya bohong besar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar